02.00 am, lagu jikustik "akhiri ini dengan indah" berbunyi, yup dengan tenaga yang seperti sudah habis vy angkat phone... Tertulis "Unbeakent" (tidak dikenal)
"Halo..."
"Yaaa... Sapa niee?" Dengan suara yang agak parau...
"Selamat sahur yah, dah sahur blum?"
"Niee sapa yagh... " Sedikit mengernyitkan dahi, sepertinya suara ini tidak asing, yaa vy tau...
Dia.. Dia... Ehmm buat apa...
"Ni saya.."
"Yaa, kenapa.." I dont know what im feeling righ now, happy or sad. Happy because he still remember me..
Sad to hear him voice..
"Gimana kabarnya?"
"Baik, dan buat apa masih bertanya, bukankah itu bukan urusan anda lagi...."
"Vy... Saya... menelfon sekarang sebagai kakak!"
Kembali terputar di kepala semua rekaman ketidaksetiaannya, yang membawanya menjadi suami orang lain sekarang... Rasanya ingin langsung memaki...
Cukup lama dia berbicara, dan jawaban vy yang seadanya, ya dan tidak!
Rasanya sudah cukup ini semua... Cukup!!!
"Sudah ya"
"Ya sudah kalo begitu, jaga diri... assala....."
Belum selesai dia mengucapkan kalimatnya, vy tutup phone... TUT TUT...
Ehmm, Rasanya air mata sudah sulit untuk keluar... Tidak cukup lama aku kembali mengingatnya dan tertidur. Vy yakin sudah menerima ini semua, yakin... Ketika Kehidupan, Kematian, Takdir, Jodoh semua ada ditangan yang di atas... "Suatu saat ku akan bahagia" begitu bukan???





kehidupan, takdir dan jodoh mang dah di gariskan dari sononya, tapi tetep kita yg menentukan ... hehe
"Suatu saat ku akan bahagia" begitu bukan???
Amien ... itu juga kalo Tuhan mengijinkan ... heueheuhe. canda ding ah ... semua orang pasti akan bahagia, tapi bahagaia yg gimana dulu kaleeeeeeeeee