Friday, May 04, 2007

IJIN UNTUK UJIAN SKRIPSI !!!

Insya Allah Hari Kamis, 10 Mei 2007 Pukul 09.00 WITA
di Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan
Universitas Hasanuddin
akan diadakan UJIAN SKRIPSI oleh
EVY RISYANI PADLY dengan Judul Skripsi
Kajian Tingkat Keberhasilan Pelepasan Polip (Bail Out)
Dengan Kejutan Suhu Pada Karang Lunak Sinularia flexibilis


then off ka dulu di ngeblog...
doakan ka semoga ndak dumba-dumba.. _^
AMEEN

Random Picture !!!

JENEPONTO
Pict 1: Tunggu aku di Pondok itu...
Pict 2: Innocent .....
BARRANG LOMPO

Pict 1: Ippank On Boat _Barrang Lompo Sunset


Pict 2: Haris In Action
Pict 3: Flo_My Lovely Girl... Pict 4: Flo n LilyPict 5: Yamin_SKy

Tuesday, May 01, 2007

Perempuan Dilarang Menangis

Di sore itu, seperti biasa hidup terasa suntuk, melelahkan, dan yang tak pernah ketinggalan adalah sepi.... Ehmm entah telah beberapa mencaci... Kebiasaan yang selalu Vy lakukan pada saat keadaan seperti ini adalah pergi ke warnet langganan, setelahnya hati akan sedikit merasa terhibur...

Dalam hati terus berharap bilik favorite Vy tidak di gunakan orang.... Masuk ke dalam warnet disambut dengan senyuman operator. Ehmm yaaa walaupun tidak pernah berbincang lama tapi sepertinya sudah akrab karena keseringannya Vy mucul di warnet ini...

"9 Kosong tuh"

Alhamdulillah... Operator ini hafal sekali kalau Vy suka dengan bilik 9.

"Ehmm yaa. Makasih"

Kebiasaan sebelum duduk adalah mengambil minuman dingin lalu menuju bilik 9. Entahlah apa yang membuat bilik 9 ini nyaman... Duduk, dan begitu bingungnya apa yang akan di searching hari ini untuk melepaskan resah... Dengan malasnya Vy membuka google, mengetik mutiara perempuan di keyword nya dengan harapan mendapatkan sesuatau yang menarik dan menyembuhkan resah ini...

Enter

Banyak kemudian yang muncul sangat menarik, termasuk salah satunya adalah "Perempuan Itu Menapaki Pasir di Pinggir Laut" Ehmm gak lama Vy klik... Sangat menarik, tulisan itu adalah ternyata judul cerpen dari seorang penulis Lubis Grafura. Di blog dengan nama http://lubisgrafura.wordpress.com/ ini tersedia link-link cerpen lain yang sama menariknya, salah satu yang mencuri perhatian Vy adalah yang berjudul "Perempuan Dilarang Menangis". Yaaa tipis-tipis sama maknanya dengan judul blog Vy "Do Not Cry Girl!!!".

Blog Vy dengan Do Not Cry Girl nya tersirat ingin mengatakan itu baik untuk kemudian menjadi motivasi untuk di sendiri dan perempuan-perempuan lain di luar sana bahwa masalah tidak dapat diselesaikan dengan menangis... Tapi Fighting !!! Itu juga yang Vy lakukan hampir beberapa bulan setelah "AGUSTUS".... Berusaha kuat untuk tidak membasahi pipi dengan air mata tapi dengan "Melawan".

Tapi yaa manusiawi juga kadang-kadang air mata itu tetap ada di perjalanan hidup ini... Bukannya itu akan disebut cengeng tapi hanya sebagai ekspresi hati pada saat bahagia, sedih dan perasaan-perasaan lainnya yaaa sebagai luapan emosi... Tetes-tetes bening itu akan membuang jutaan "feeling"... Ingat setelah tetes-tetes itu dilepaskan tetap harus kembali "Melawan" !!!

Vy sertakan cerpen "Perempuan Dilarang Menangis" dalam Postingan kali ini. Besar harapan Vy kalau Lubis Grafura tidak berkeberatan dengan ditampilkannya tulisannya dalam blog Vy.


*****************************************************

Perempuan Dilarang Menangis

TIDAK hanya laki-laki yang tidak boleh menangis. Perempuan juga dilarang menangis. Paling tidak begitulah kesimpulan yang dapat kutarik dari perkataan ayah setiap hari. Menjadi seorang perempuan, atau gadis kecil seperti diriku, dalam menghadapi persoalan hidup bukan identik dengan menangis. Tak ada persoalan hidup yang dapat diselesaikan dengan menangis. Kata-kata semacam itu seperti sarapan pagi yang kupaksa lewat telinga kanan dan keluar lewat telinga kiri.

***

Seperti pagi sebelumnya, pagi ini aku harus berangkat ke sekolah. Aku selalu membawa sesetel pakaian yang kumasukkan ke dalam tas. Seusai sekolah, aku akan mengganti seragam merah-hatiku dengan baju yang ada di dalam tas. Kemudian aku akan turun ke jalan-jalan menengadahkan tangan di balik pintu kaca mobil. Aku berharap lampu di perempatan itu tak cepat berubah warnanya agar aku bisa lebih lama mengemis kepada bapak-bapak pejabat yang tengah lewat dengan mobil dinasnya. Aku tidak meminta banyak dari mereka. Aku hanya meminta seratus, dua ratus, atau seribu dari dana yang seharusnya untuk membangun sekolahku yang hampir roboh. Bukan untuk membangun kantor yang megah dan membeli mobil dinas mewah.

Aku benci dengan laki-laki yang rambutnya di cat warna kuning emas dihadapanku itu. Ia selalu memaksa diriku menyerahkan uang yang kuperoleh dari mengemis. Pernah suatu kali aku menolaknya, aku justru mendapatkan perlakuan yang buruk. Aku ditampar dan ditendangnya. Uang recehku yang berserakan dipungutinya dan sama sekali tak ada yang tersisa.

“Hei, sini kamu!” Kata laki-laki itu “berapa yang kamu dapat hari ini?”

“Ini.”

“Cuma ini? Apa yang ada di saku belakangmu. Keluarkan semua!”

Laki-laki itu mengambil semua uangku dan hanya menyisakan tiga ribu lima ratus rupiah. Aku berjalan pulang sambil menatap senja di depanku.

Aku menangis dan mengadukan semua ini pada ayah.

Ayah justru memarahiku. Dan ia mengancam akan memukulku jika aku tak berhenti menangis. Aku tak takut dengan ancaman itu. Ternyata ayahku tidak pernah hanya menggertak. Ia melemparku dengan sandal kayu dan mengenai kepalaku hingga berdarah. Kata-kata makian ayah belum berhenti jika aku tak berhenti menangis. Aku harus berusaha menahan isak dan air mata yang mengalir.

“Menangis itu hanya milik orang-orang kaya yang manja. Tidak orang miskin semacam kita. Menangis hanya membuatmu lemah. Kelemahan hanya akan membuatmu lapar karena kau tidak mau mengemis lagi!”

Malam adalah surga bagiku. Ketika malam tiba hanya ketenanganlah yang aku rasakan. Aku merasa bahwa kesombongan manusia pada siang hari tertelan oleh keheningan malam. Dan pada malamlah aku bisa menangis, karena memang malamlah yang bisa memahami tangisku. Sambil memegang foto ibuku, aku menceritakan semua “Ibu, aku benci laki-laki yang rambutnya bercat kuning emas. Uangku hari ini diambil semua olehnya. Padahal aku ingin menabung agar aku bisa menyusul ibu ke Malaysia. Kapan ibu akan kembali? Aku benci ayah yang setiap hari memarahiku. Melarangku untuk menangis. Ibu, aku rindu denganmu.”

Air mataku jatuh di kepala ibuku. Di balik air mataku, kulihat mata ibu juga menangis. Tapi aku melihat senyum di bibir ibu kepadaku. Seolah ia mengatakan padaku untuk terus menangis agar kebekuan hati dapat dicairkan oleh air mata.

***

Di sekolah aku tak bisa menerima raport karena SPP menunggak delapan bulan belum terbayar. Kulihat tabunganku yang kusimpan dalam kaleng dan kutanam di tanah. Kuhitung-hitung aku mendapatkan uang empat puluh ribu.

“Dari mana kamu dapat uang itu?” Tanya ayahku yang semenjak tadi berdiri di belakangku.

“Ini uangku.”

“Dari mana kamu dapat itu? Kamu mencuri?”

“Menabung!”

Ayahku merampas seluruh uangku. Aku berusaha merebutnya. Tangan ayahku lebih besar dari pada tanganku. Aku tak berhasil mempertahankan tabunganku yang kukumpulkan selama berbulan-bulan. Aku tak berani menangis, karena aku tak mau sandal kayu itu mengenai kepalaku lagi.

***

Sudah beberapa pagi aku tak masuk sekolah. Aku mengemis pagi hari dan pulang senja hari. Mungkin memang benar kata ayahku, perempuan tidak boleh menangis. Dan aku tak menangis! Aku akan terus mengumpulkan uang dan aku akan menyembunyikan uangku di lain tempat yang kurasa aman. Bersama foto ibuku. Aku tak peduli dengan ayah yang terus menerus marah padaku karena aku tak memberinya uang.

Tadi pagi, sebelum aku berangkat mengemis, aku bertengkar dengan ayah. Ia minta uang lagi kepadaku. Aku tak memberinya. Ia melemparku dengan sandal kayu lagi, untung saja aku berhasil menghindar, sehingga tak mengenai kepalaku. Kuambil lagi dan kulempar balik mengenai mukanya. Aku lari menghidar.

Ayah menyumpahiku lewat mulutnya yang masih berbau alkohol sisa tadi malam. Ia mengusirku. Tapi aku tak takut dengan ancaman seperti itu. Karena sudah tidak sekali dua kali ayahku menyumpahiku seperti itu. Besok atau malamnya ia pasti sudah lupa dengan apa yang dikatakan hari ini.

Malam ini aku kembali menangis sambil menatap foto ibu. Aku memang tegar di siang hari, tapi tidak untuk malam hari. Aku adalah perempuan. Aku hanya bisa mencairkan kebekuan kehidupan lewat tangisan. Aku bukan laki-laki yang selalu menggunakan otot dan kata-kata kotornya untuk menyelesaikan persoalan hidup. Aku lebih suka memakai hati.

“Ibu, jika kau pulang nanti aku ingin sekali memelukmu. Memberikan semua air mataku kepadamu agar aku tak menangis lagi. Dan aku akan meminta sejuta senyum dari bibirmu. Ibu, aku mengerti kenapa selama ini engkau tak pulang. Aku tahu bahwa engkau akan mengumpulkan uang yang banyak dan ketika pulang engkau akan membawaku pergi dari sini. Aku akan menunggumu ibu.”

Bintang beterbaran di atas pohon. Seolah mereka sangat dekat untuk diraih dengan kedua tanganku dan kumasukkan ke dalam saku. Tapi aku tak pernah mampu memetik mereka. Aku hanya mampu menatap kedua mata ibuku yang basah oleh air mataku.

***

Aku sangat terkejut ketika tak kudapati tabunganku yang kusembunyikan di bawah batu bata. Aku mencari-cari tabungan dan foto ibuku. Namun, aku tak menemukan apa-apa. Jelas sudah bahwa foto dan uangku dicuri oleh seseorang. Hal ini terbukti dengan susunan batu bata yang menutupinya berantakan. Ini pasti di curi.

Ini semua pasti ulah ayahku!

Kumaki-maki ayah di depanku. Kulihat tiga botol berada dalam pelukannya. Ia masih setengah sadar ketika menatapku dengan selusin makian yang keluar lewat mulutku. Ia melempar botol ke samping kakiku. Beberapa pecahan membuat kakiku berdarah.

“Kembalikan foto ibuku dan uangku!”

“Kau!” ia menuding tepat di hidungku dengan jarinya “kau anak bau kencur yang tak tahu apa-apa soal hidup!”

“Aku tak butuh ceramahmu laki-laki tua dan jelek! Aku butuh foto ibuku dan uangku!”

Ayah tertawa di depanku. Kemudian ia menatapku tajam. Aku mundur selangkah. Ada jutaan jarum berkarat di mata ayah yang siap menusuk hatiku. Api di mataku pelan-pelan mulai padam oleh air mata yang mulai merembes lewat pelipis mata. Ayah membuang mukanya dari hadapanku. Botol minuman yang masih tersisa ditenggak beberapa kali.

“Kau tak tahu apa-apa. Kamu masih kecil. Sudah kukubur dalam-dalam foto itu. Tapi kau mencurinya dariku. Kau membuka luka yang dulu hampir sudah kulupakan. Foto itu bukan ibumu.”

“Dia ibuku! Ia pergi ke Malaysia untuk mencari uang dan membawaku pergi darimu.”

“Dengarkan bocah tengik! Ia bukan ibumu” ia kembali menatapku tajam seolah siap menusukkan jarum karatnya di hatiku. “Ia memang istriku. Perempuan yang melahirkanmu. Tapi ia bukan ibumu! Seorang ibu tidak akan pernah meninggalkan anaknya. Ia adalah pelacur! Pelacur yang menjual kelaminnya dengan harga murah untuk mendapatkan uang. Itukah ibumu? Kamu tak perlu mengumpulkan uang untuk pergi ke Malaysia. Sekarangpun aku bisa mengantarkanmu untuk menemui perempuan lacur itu. Ia sekarang sudah menjadi istri simpanan seorang yang kaya.”

Jarum karat itu nyata sudah mengoyak-koyak seluruh batinku. Darah mengalir di antara batang jarum yang berkarat. Aku merintih kesakitan. Bukan tubuhku yang merasakan sakit, namun seluruh jiwaku menjadi karat. Aku menutup kedua telinga, tetapi kata-kata itu tidak hanya dibisikkan lewat telinga. Seolah seluruh tubuhku dapat membisikkan bahwa ibuku adalah pelacur dan kini meninggalkan aku sendirian di ruang yang gelap.

Seharian aku menangis. Entah kenapa hari ini ayahku sama sekali tak melarangku menangis. Hingga malam tiba aku masih menyambung tangisku. Seharian aku tak makan. Kurasa ayahku iba denganku. Ia membelikan aku sebungkus makanan. Lama sekali makanan itu kuperhatikan sama sekali tak kusentuh. Kedua mata ini terasa sangat panas, namun air mataku tak pernah bosan untuk mongering. Kuambil makanan di depanku dan kumakan dengan rakus. Bulan memandangku dengan penuh iba. Mungkin ia menangis dan menyembuyikan wajahnya di balik awan yang mengepul tipis di bawahnya.

***

Aku senang jika lampu di perempatan jalan itu menyala merah. Mobil-mobil berhenti patuh kepada benda mati bernama lampu lalu lintas. Dari satu kaca mobil ke mobil lain kuketuk. Pada sebuah mobil kulihat seorang perempuan yang memiliki mata mirip ibuku. Ia memandangku tanpa asing. Mata itu seteduh mata foto ibuku. Senyumnya selembut senyum foto ibu. Namun tangannya tak seputih foto ibuku ketika memberiku uang lima puluh ribu rupiah. Jumlah uang yang belum pernah kudapat sebelumnya. Aku tertegun. Tanganku tak kuasa untuk mengemis, tapi jiwa ini akan sujud mengemis kasihnya.

Lampu diperempatan itu segera berubah warnanya. Klakson-klakson mengejutkanku. Tak sedikit orang memakiku supaya aku menghidar. Air mata keluar tanpa menunggu perintah dariku. Cepat-cepat kuusap dan kuambil uang itu. Ia bukan ibuku! Aku tak akan lagi menangis. Dan memang gadis seperti diriku dilarang untuk menangis.

Monday, April 16, 2007

STORY III : Being Black But Having Fun...

Barrang Lompo Ehmm pengen refreshing dari rutinitas di makassar yang melelahkan, memuakkan.... Vy mutusin tuk beberapa hari di Pulau Barrang Lompo "Marine Station UNHAS". Momen itu bersamaan dengan beberapa teman yang akan penelitian juga di pulau yang sama... Skalian aja... Vy nyusul teman-teman yang duluan pergi hari seninnya, Vy berangkat hari selasa ke pulau "Yups.. just by myself".


Berangkat naik angkot sendiri... then nyambung lagi ber-becak2 ria.. iseng juga ngambil2 foto sepanjang perjalanan...

Vy berangkat dari Makassar jam 11.30 dengan kapal reguler yang cuma 1 x trip per harinya. Sendiri aja dikapal untungnya ada nahkoda kapal diajakin ngobrol... ma dengerin candaan sawi-sawi kapal.. Tetep foto seasalnya ajah...

Sampai dipulau ternyata udah ada 5 orang teman Lily dan Flo yang punya penelitian dan 3 orang teman cowok lainnya yang membantu penelitian ini Irfan, Yamin ma Haris. Tambah Vy jadi 6 orang. Cuma istirahat sebentar, ngambil dzuhur then teman-teman berangkat tuk mulai penelitian ini.


Lily dan Flo ini masuk ke dalam "Team Achanthaster", jelas dengan objek Achanchaster... Ampun Vy liat penelitiannya, ehmm gak sedikit biaya... capeee deh. Alhamdulillah waktu penelitian dulu team nya Vy dibantu ma pembimbing tersayang... Makasih Pak !!! Love U banget degh !!! He2 !!!


HARI PERTAMA

Hari pertama ini dengan kapal besar (kapal penumpang yang Vy tumpangi ke Barrang Lompo) karena mesti bawa kerangkeng besar 2 buah... Di atas kapal tetep mesti sibuk-sibuk nyiapain alat yang bakal dipake ma teman-teman tuk turunin kerangkeng itu nanti... Dan nyiapin mental untuk siap-siap menanggung malu karena bakalan hitam dan jelek... he2


Tetep nih Vy ma temen-temen emang GIFO (Gila Foto) banget... Gayyaa no satu degh.... Teman-teman kemudian menurunkan kerangkeng ini ke air... Yang lainnya mencoba mencari sampel Achanthaster ini sampai hampir magrib, hasilnya hari pertama cuma satu. Gak apa-apa degh tetap smagat guys!!!


Spirit hari ini adalah ada kamera !!! Jadi tetap foto-foto... Kalo teman-teman keliatan capekk langsung deh kalo diajakin foto-foto tetap smangat !!! Liat aja nih foto-foto ketika kita bakal balik kepulau..



HARI KEDUA

Hari ini rencanya bangun jam 5 buat masak nasi bekal di kapal nanti dengan rice cooker mumpung listrik masih nyala jam segitu. Listrik di pulau ini cuma dari jam 6 malam sampai 6 pagi jadi ya aktivitas yang berkaitan dengan kelistrikan bisanya jam segitu... Ehmmm ternyata telat semua... He2.... Jadi Masak manual... He2

Hari kedua gak bawa kamera ke kapal karena kapalnya gak segede kemarin... Jadi hanya bisa foto2 pada saat dagh di asrama pulang dari keliling itu....


HARI KETIGA
Capek !!!! Hitam!!!! Tetep GiFo!!!




STORY II : Hari Wisuda Itu...

Hari bahagia sekaligus sedih 29th March 2007

Wisuda????? Kalo denger ini langsung aja kepala terasa pening... kapan yaaaa.... Palagi kalo keluarga dan teman-teman nanya "Vy kapan wisudanya?" Ehmmm capeekkk degh... Padahal sih umur angkatan di kampus belum tua-tua banget... 2002. Dan sangat wajar telat wisudanya karena birokrasi UNHAS mempersulit kami angkatan 2002 Kelautan !!!! Tapi itu gak dijadiin alasan untuk berlama-lama dikampus sih...

Vy bisa menyelesaikan penelitian itu di bulan September 2006 sekaligus barengan dengan KKN... Setelah KKN baru kemudian analisis data penelitian itu dilanjutkan sampai dengan penulisan skripsi... sampai sekarang!!!! Lamaaa!!!! Yups... Ehmm alasannya yaitu "masalah hati" yang membuat jalannya study ini tertatih-tatih tapi yaa setelah berhasil sembuh dari "masalah hati" itu kembali semangat... Itu juga yang membuat Vy ditinggalin ma beberapa teman dekat yang telah berhasil WISUDA bulan ini.. He2.. Tapi gak papa deh.. Jadi motivasi juga kan... Nih dia teman-teman dekat yang kemudian berhasil melaju duluan.


***************************************
SRIWANTI TOMASA S.Kel

Wandut !!! Panggilan sayang Vy pada sobat satu ini. Beribu rasa sayang dan cinta untuk sobat yang satu ini... Teman yang Vy tau gak bakalan ninggalin Vy dalam keadaan apapun... Saking baiknya, malam sebelum wisudanya ngerelain datang kerumah karena Vy yang kepanikan sendiri ngadapin Kompi... Thanks!!!

Sobat ini gak pernah bosan untuk terus menerus dipinjami pundak dan bahunya untuk disandari atapun ditumpahi air mata... Gak tau sudah berapa banyak air mata itu, terima kasih untuk tidak bosan Wan. Terima kasih atas semua pelukan erat ketika hati merasa gundah terutama pada saat cerita patah hati di agustus itu wan... dan terimakasih juga buat pelukan erat itu pada saat hari ulang tahun di bulan oktober 2006 lalu, mudah-mudahan masih ingat yaaa... Betapa bahagianya wajahmu ketika melihat senyuman Vy dihari itu dan tiba-tiba kita berpelukan... Bahagia yang terkira Vy pada hari itu Wan...

Wisuda kamu ini!!! Pelukan itu buat Ibu Sarjana ini ya..... Pelukan erat dengan energi bahagia buat keberhasilanmu Wan... Dan yang Vy pengen bilang "Kamu Cantik Banget di hari Wisudamu"!!! Dan Semoga berhasil mencari kerja Bu' !!! _^


ADE YAMINDAGO S.Kel

"Sobat yang selalu datang dan pergi" itu yang Vy selalu bilang ma kamu khan Go'.. He2. Tapi beberapa bulan ini udah sedikit dirubah yaaaa... Thanks buat kunjungan mingguannya (bulanan....ehmm gak jelas agh) ...


"Dago" panggilan akrab vy, sampaikan maaf saya buat buyut kamu Go' karena memanggil dengan nama itu yaaa... he2 Dago ini adalah teman satu team Vy penelitian di Pulau Barrang Lompo. Karena Dago juga Vy akhirnya bergabung dengan team ini. Terimakasih telah menjadikan Vy salah satu yang tercantik di team ini... (iyaaa laahhh karena Vy cewek satu-satunya).


Dago, Ase, dan Vy ehmm kangen ma kebersamaan di Pulau lagi... Hik hik... Teman-teman manggil team kami ini dengan nama "Sinularia Team".Kebiasaan teman-teman angkatan setelah semua sibuk penelitian adalah pemberian nama team... He2 ada Team Samalona, Team Lamun, Team Acanchaster, Team Mamuju de el el.. sesuai dengan objek penelitian teman-teman itu... yaaa teamnya Vy agak keren dikit dibandingkan nama team-team teman yang lain.. Soir yaa Bro !!! Sinularia adalah objek penelitian kami bertiga dengan kajian yang berbeda, Sinularia dalah jenis karang lunak. Ehmm bla bla....


Dago : Pengaruh Beberapa Metode Transplantasi Terhadap Sintasan dan Pertumbuhan Karang Lunak Sinularia flexibilis Quoy&Gaimard,1833 di Pulau Barranglompo Kota Makassar

Ase:
Kajian Tentang Pelepasan Polip (Bail Out) Karang Lunak Sinularia flexibilis Secara Buatan Di Pulau Barrang Lompo, Makassar
Vy: Kajian Tingkat Keberhasilan Pelepasan Polip (Bail Out) Dengan Kejutan Suhu Pada Karang Lunak Sinularia flexibilis
Dan yang telah berhasil Wisuda duluan adalah "Bapak Dago". Slamat !!! Nih dia yang bikin senang skaligus sedih... ehmmm Vy ma Ase hari itu cuma bisa saling tatap-tatapan langsung barengan ketawanya... Ditinggalin ma teman satu team.... gak papa degh "Ase Kita Bakal Samaan Yaaaaa!!!!!" Smangat !!!

Dago.... dulu kita pernah akrab banget yaaa..... he2 ayoo degh ngaku... Inget jaman-jaman maba dulu pergi dan pulang kuliah pasti samaan dengan "si biru" itu. Ehmm pokoknya gitulah... sampai ketika kau dan aku tak sendiri lagi pun masih tetap seperti itu... Ehmm mesranya... Tapi sekarang setelah dirimu berubah, mudah-mudahan hati mu masih seperti yang dulu yaks... Sok puitis banget gakk sih... Terima kasih atas semua spirit yang membuat seorang Vy kuat !!! Dan yang terpenting terima kasih atas gesekan telapak tangan pada saat ceremony Wisudamu itu, yaaaa he2 itukan rejeki Vy...

Dan terimakasih juga masih mau dalam satu frame dengan Vy...

***************************************

Telah menjadi kebiasaan mahasiswa kelautan yaitu "penyambutan" bagi sarjana-sarjana baru ini di fakultas. Acara hari itu diadakan di "marine coridor" tempat paling nyaman di kampus... Acara hari itu di dominasi oleh teman-teman angkatan 2002, karena mayoritas sarjana hari itu dari angkatan 2002. Acaranya rame, menarik !!! Tambah menarik lagi karena disediakannnya panggung kecil di bawah pohon "andalan" untuk mengekspresikan jiwa-jiwa seni teman-teman.
Band Favorite Vy hari itu adalah : The Waterproof. Hidup The Waterproof !!! Love U all !!! Ngefans berat ma band satu ini secara mereka adalah teman-teman Vy sendiri... He2!!! The Waterproof dengan personil Dago (vokalis, gitaris), Ladonk (bassis), dan Ache (drumer). Aliran musik : Punk &amp;^$#^&*(/<}[* he2. Jangan salah tapi tetep mi nomor satu degh... tak ada duanya. Pa lagi sudah maka lagi diciptakan lagu ma vokalisnya untuk themes song nya BLOG ku di "Time To Wake Up"... dan buat Lagu mu yang nyinggung banget tuh "Gendut itu Indah" wakaka... Semoga akhirnya kalian bisa buat album deghhh trus pake maka jadi model video klip untuk lagu itu mu nah.....

STORY I : Percakapan di sore hari dengan BABEE

Cerita di Selasa Sore 13rd March 2007

1 new recieve message....

Entahlah ini sudah keberapakali masuk dari orang yang sama (are u there? he2)... tapi yang membingungkan ini adalah sms paling susah untuk di balas... ehmmm isinya dunk wuih.... berat... he2.. Setelah menerima sms ini muncul senyum "indah" di bibir walau orangnya gak indah sama sekali (he2)....

Then orang yang telah lama duduk di sebelah vy ini mulai bertanya....

"Bond.... Siapa?"

Entahlah teman yang satu ini paling tau tentang hati ini... entah senyum ini menandakan apa yang jelas dia tau maksudnya.... Yup "Babee" dia tau aja kalo hati sedang marah, kesal, senang, ataupun falling in love... He2

"Ehmmm... ada.."

Jawaban seadanya bercampur malu then tetap diikuti senyuman "indah" itu... Diam... sambil kemudian memainkan hp, karena bingung mesti ngejawab apa...

"Yeee siapa...."

Sambil memeluk bahu Vy... hangat, senang bisa berbagi rasa dengan babee ini....

"Ehmm orang lah... he2"

Kembali memainkan hp... Diam

"Gak jelas... iya siapa bond....?"

Ngeliat aneh ke arah Vy

"Ehmmm ndak tau ka mo balas apa babee"

Tapi, tetep masih malu mo ngeliatin sms itu ke babee...

"Balas lalo meko?"

......

"Nggak pede ka ma DIA, DIA terlalu hebat buat saya, sedangkan saya kodong he2 begini2 ji saja"

Ketawa kemudian menyandarkan kepala di bahunya... hangat... Vy ma babee ini entah gak ada perasaan jengah sama sekali ketika harus bersandar atau bergandengan... he2

"We... Bondenk PEDE lalo ma ko!!! Balas ki sms nya"

......

"Ehmm bingung apa yang mo di balaskan"

......


"Ehmm balas ki..."

......


"Yup.."

Gak lama dari advice babee ini, vy langsung ngebalas sms ini ke SOMEONE OUT THERE... He2... Dengan isi yang mudah2an bisa........

Uhhh pada saat bersandar di pundak Babee ini kemudian diabadikan ma temen... he2...

This is my favorite picture with my lovely bro "babee". Very touching... naturally... Tetep dengan suasana sore yang asyik di "marine coridor" dengan semilir angin berhembus....

Someday... Besar harapan bukan babee dan sobat-sobat lainnya yang terus menerus dipinjam bahu atau pundaknya... He2... Seseorang yang menjadi SOULMATE i hope.... _^

Thursday, April 05, 2007

Kreativitas Yang Mulai Berkurang...


Pict 1: Gak ada ide sama sekali motret then... lihat hasilnya gak indah sama sekali he2....

Pict 2: He2 yang ini aneh... ealah jadi narsis...

Abu - Abu

Today, bisa online lagi... Buka friendster then buka message... Kaget ngeliat ada di inbox message from "sujadi", senior Vy di kelautan yang seniornya gak ke hitung... (becanda ding kanda he2). Pertama kali liat senior ini dulu ehmm takut. "sangar" nya ampun2... Dengkul kaki ngilu... Hatinya.. ternyata baik ji pale...

Penasaran? Yaaa judulnya membuat penasaran... "Abu-abu" Ehmm apa isinya.. Then ternyata.. Gak kuat... Thanks ya kanda. Ehm gak tau degh apakah message ini hanya buat Vy seorang atau di forward ke beberapa teman... But thanks berat! Then tanpa menunggu konfirmasi kanda Vy telah memasukkannya di blog ini... Yakin kanda akan rela-rela aja khan...

From: sujadi
Date: Wednesday, 4 April, 2007 2:41 AM
Subject: abu2
Message:
Tuhan yang Mahabaik memberi kita ikan , tetapi kita harus mengail untuk mendapatkannya .
Demikian juga Jika kita terus menunggu waktu yang tepat, mungkin kita tidak akan pernah mulai.

Mulailah sekarang...
mulailah di mana kita berada sekarang dengan apa adanya.
Jangan pernah pikirkan kenapa kita memilih seseorang untuk dicintai ,
tapi sadarilah bahwa cintalah yang memilih kita untuk mencintainya.

Perkawinan memang memiliki banyak kesusahan, tetapi kehidupan lajang tidak memiliki kesenangan .
Buka mata kita lebar-lebar sebelum menikah, dan biarkan mata kita setengah terpejam sesudahnya .
Menikahi wanita atau pria karena kecantikannya atau ketampanannya sama seperti membeli rumah karena lapisan catnya.
Harta milik yang paling berharga bagi seorang pria di dunia ini adalah....
hati seorang wanita .

Begitu juga Persahabatan, persahabatan adalah 1 jiwa dalam 2 raga
Persahabatan sejati layaknya kesehatan, nilainya baru kita sadari setelah kita kehilangannya .
Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu didalam hatimu dan akan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya .
Sahabat adalah tangan Tuhan untuk menjaga Kita.

Rasa hormat tidak selalu membawa kepada persahabatan, tapi Jangan pernah menyesal untuk bertemu dengan orang lain...
tapi menyesal-lah jika orang itu menyesal bertemu dengan kita.
Bertemanlah dengan orang yang suka membela kebenaran.
Dialah hiasan dikala senang dan perisai diwaktu kita susah
Namun kita tidak akan pernah memiliki seorang teman , jika kita mengharapkan seseorang tanpa kesalahan.
Karena semua manusia itu baik kalau kita bisa melihat kebaikannya
dan menyenangkan kalau kita bisa melihat keunikannya
tapi semua manusia itu akan buruk dan membosankan kalau kita tidak bisa melihat keduanya.

Begitu juga Kebijakan, Kebijakan itu seperti cairan ,
kegunaannya terletak pada penerapan yang benar,
orang pintar bisa gagal karena ia memikirkan terlalu banyak hal,
sedangkan orang bodoh sering kali berhasil dengan melakukan tindakan tepat.

Dan Kebijakan sejati tidak datang dari pikiran kita saja ,
tetapi juga berdasarkan pada perasaan dan fakta.
Tak seorang pun sempurna.
Mereka yang mau belajar dari kesalahan adalah bijak.

Menyedihkan melihat orang berkeras bahwa mereka benar meskipun terbukti salah.
Apa yang berada di belakang kita dan apa yang berada di depan kita
adalah perkara kecil berbanding dengan apa yang berada di dalam kita.

Kita tak bisa mengubah masa lalu....
tetapi dapat menghancurkan masa kini dengan mengkhawatirkan masa depan .

Bila Kita mengisi hati kita .....
dengan penyesalan untuk masa lalu dan kekhawatiran untuk masa depan,
Kita tak memiliki hari ini untuk kita syukuri ..
Jika kita berpikir tentang hari kemarin tanpa rasa penyesalan
dan hari esok tanpa rasa takut,
berarti kita sudah berada dijalan yang benar menuju sukses .

Thanks & Salam

Wednesday, March 28, 2007

Jene'ponto (II)

Pict 1: Pict 2: Pict 3: Pict 4:
Pict 5:

Ketika Sudut-Sudut Rumah Tak Lagi Indah....

Pict 1:
Pict 2:

Tuesday, March 20, 2007

Jene'ponto....

Ehmmm pagi2 dapet berita duka kalo nenek di Jene'ponto meninggal... Waaaa panik sepaniknya.... gak nunggu lama then kita sekeluarga berangkat... Sesampainya di sana.... nenek kembali sehat wal afiat... alhamdulillah...

Hikmahnya... Kita bisa ngumpul lagi sekeluarga... Jalan-jalan... Hunting Foto he2...

Pict 1:Pict 2:Pict 3:Pict 4:

Jene'berang...

Ehmm lama gak bersua nih... he2... Awal minggu ini kembali drop.... gak tau capek atao kenapa... tapi sekarang bisa nge blog lagi....

Iya nih vy pengen posting foto2 yang di ambil dari Jene'berang yang diambil dari folder2 foto yang sesak dalam kompi... then di edit dan dipostingin... thanks buat fotografer na... he2 (Are u There???)

Pict 1:
Pict 2:
Pict 3:
Pict 4:
Pict 5: