Monday, August 28, 2006

Take For Our Breast !!!

Saya mungkin salah satu perempuan yang takut banget terjadi apa-apa dengan payudara.. yups siapa juga perempuan yang gak takut kalo something wrong with the “breast”.
Kanker payudara... denger judulnya aja ehmmm ngeri bangettt...
TAKE CARE WITH OUR BODY!!!!

Dan kita gak perlu bingung lagi tuk nyari tau Kanker payudara itu kayak gimana, cegahnya kayak gimana... then tuk tau kita kenanya kayak gimana dagh banyak banget referensi diluar sana... tapi untuk tau dengan modal yang gampang yang efektif sampai saat ini hanya dengan melakukan deteksi sedini mungkin pada kemungkinan timbulnya penyakit ini, satu-satu cara untuk mendeteksi adanya kanker pada payudara adalah dengan melakukan upaya Sadari (pemeriksaan payudara sendiri) atau kalo mau yang lebih detail yaitu Mamografi, pemeriksaan radiologi menggunakan sinar X untuk pemeriksaan payudara, sejauh ini dipandang sebagai teknologi paling tepat guna untuk mendeteksi adanya keganasan pada payudara. Pemeriksaan yang lebih sensitif, yaitu tes DNA untuk mengidentifikasi gen kanker payudara sekaligus gen kanker ovarium (indung telur), masih sangat mahal, sehingga hanya dianjurkan bagi kelompok risiko tinggi.

Oh iya salah satu yang menarik kenapa aku tulis ini tuh aku pernah baca ada penelitian yang dilakukan oleh perjan RS DR.CIPTO MANGUNKUSUMO yaitu “Risiko penggunaan pil kontrasepsi kombinasi terhadap Kejadian kanker payudara pada reseptor KB” ehmmm pertama baca judulnya ehmmm yup menarik... emang sih vy belom make yang namanya kontrasepsi tapi boleh donk kita pada belajar dan ngambil pengalaman dari ini semua.

Tau gak kalo bukan hanya perempuan aja yang terancam kena kanker payudara... laki-laki juga bisa lho. Baca artikel sebelumnya. Malah menurut penelitian kanker payudara lebih agresif pada laki-laki ketimbang pada perempuan. Kanker payudara pada laki-laki hanya terjadi seperseratusnya ketimbang pada perempuan. Pada remaja laki-laki yang gemuk kasus begini acap muncul sebab kelebihan lemak, dan umumnya menghilang sendiri. Jika kelewat besar dan berlebihan biasanya harus dipotong.
Then.. Boys Take cArE With Ur Breast!!!!

Oh iya salah satu yang perlu kita perhatikan yaitu jaga kesehatan dengan menghindari bahan-bahan kimia, bahan-bahan pembersih, tekstil dan alat-alat yang berbau plastik..
Bahan-bahan pembersih itu mengandung 4-nonylphenol yang dapat mengganggu hormon dan memicu kanker payudara.

Faktor pemicu kanker payudara antara lain alkohol, rokok, terapi hormonal (estrogen dan progesteron) serta pil kontrasepsi.

Kecenderungan kanker diturunkan. Pada orang yang mempunyai riwayat keluarga menderita kanker akan dibuat pohon keluarga. Mereka yang tergolong risiko tinggi kanker payudara adalah yang mempunyai tiga atau lebih saudara pada hubungan relasi tingkat pertama (saudara sekandung atau sepupu) atau hubungan relasi tingkat kedua (orangtua atau saudara orangtua) pada sisi keluarga yang sama (dari pihak ayah atau pihak ibu) yang didiagnosis kanker payudara atau kanker indung telur. Kemungkinan lain, dua atau lebih saudara tingkat pertama dan tingkat kedua yang didiagnosis kanker pada usia kurang dari 40 tahun.
Berikut beberapa tips memelihara kesehatan payudara dengan makan makanan yang tepat sebagai salah satu cara mengurangi resiko tumbuhnya kanker tersebut:

Rumput laut
Jepang merupakan salah satu negara dengan tingkat pertumbuhan kanker payudara rendah. Ini terkait pola makan yang terbiasa mengkonsumsi rumput laut. Rumput laut terbukti memiliki manfaat bagi kesehatan dimana menurut penelitian Harvard School of Public Health menemukan tikus yang diberi makan kelp (satu jenis rumput laut) memiliki kanker payudara lebih rendah dibanding tikus yang tidak makan kelp.
Karena itu cobalah konsumsi rumput-rumput laut seperti kelp atau nori atau alga hijau seperti spirulina dan chlorella (3 gram) setiap hari.

Kurangi makanan berlemak
Pola makan yang tinggi lemak hewani dapat meningkatkan resiko kanker payudara. Menurut para ahli, pola makan kaya lemak dapat menghasilkan zat kimia dalam usus yang ketika berhubungan dengan bakteri akan merubahnya menjadi estrogen sebagai penyebab kanker. Etsrogen ini kemudian disimpan dalam jaringan lemak payudara sehingga membuat sel dalam area ini lebih mungkin tumbuh menjadi kanker. Dengan membatasi konsumsi lemak sehari-hari sampai kira-kira 20 persen dari seluruh konsumsi kalori, anda berarti telah mengurangi peluang tumbuhnya kanker payudara.

Tingkatkan konsumsi serat
Konsumsi buah-buahan dan sayuran penting untuk mencegah kanker payudara. Serat yang terkandung dalam makanan seperti buncis, seluruh jenis gandum, buah-buahan dan sayuran dapat mempengaruhi metabolisme estrogen dalam tubuh dan menurunkan estrogen dalam darah.

Makan banyak sayuran
Makan banyak sayuran seperti brokoli, kubis brussel, kol, bok choy, sayuran hijau seperti kangkung dan bayam, kembang kol dan lobak cina baik bagi kesehatan payudara karena mengandung komponen sulfur yang disebut indoles. Indoles sebenarnya membantu mengurangi estrogen dari tubuh dan mencegahnya tumbuh menjadi kanker payudara. Hanya sayuran jenis ini diketahui dapat merubah estrogen dalam tubuh dan mencegahnya dari kanker payudara.

Ikan
Penelitian menujukan makan sedikitnya tiga porsi ikan laut setiap minggu seperti tuna, salmon, makarel, dan sarden dapat membantu mencegah kanker payudara. Minyak Omega 3 yang biasanya ditemukan dalam ikan ini dapat membantu memperkuat sistem kekebalan dan menghalangi pengaruh tumor yang menyebabkan kanker.
Mungkin pendapat terbaik mengenai hal ini adalah penemuan di Amerika Utara dimana wanita Eskimo yang makan minyak Omega 3 berasal dari ikan sama sekali tidak memiliki kanker payudara.

Produk kedelai
Beberapa ilmuwan yakin makan produk kedelai dapat melindungi terhadap hormon penyebab tumor. Kacang kedelai dan produk kedelai lainnya mengandung genistein, sebuah estrogen alami yang mengikat pada reseptor dalam payudara sehingga tidak mungkin tumbuhnya kanker.
Tetapi tidak semua produk kedelai memiliki manfaat yang sama seperti tofu, miso dan tempeh. Susu kedelai mengandung sedikit genistein tetapi mengandung bahan pengawet buatan.

Olahraga secara teratur
Penelitian dimana wanita melakukan olahraga aerobik selama 3,8 jam atau lebih per minggu sedikit kemungkinan memiliki kanker payudara dibanding mereka yang tidak pernah berolahraga sama sekali.
Termasuk mereka yang bertahan dalam 5 sampai 6 kilo dari berat badan ideal merupakan cara mencegah kanker payudara karena obesitas memiliki korelasi dengan resiko kanker payudara. Kelebihan lemak dalam tubuh menghasilkan estogen yang kemudian di simpan dalam jaringan payudara sehingga memicu tumbuhnya sel kanker.

(^_^) Hati2 Yaaa.


No comments: