Friday, December 08, 2006

Bersama selamatkan perempuan!!!!!

# AKI (Angka Kematian Ibu) Indonesia menduduki peringkat tertinggi di Indonesia 308/100.000 kelahiran atau rata-rata 15.000 ibu meninggal pertahun

# 350.000 perempuan dari berbagai pelosok dunia, setiap menitnya tewas akibat penanganan hal-hal yang berkaitan dengan reproduksinya

# Angka buta huruf di kalangan perempuan dan rendahnya jumlah perempuan di tingkat pendidikan yakni kurang dari 5%.

#Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan masih sangat kecil yaitu sebanyak 51,2% itupun sebanyak 80% terserap di sektorinformal sebagi PRT (Pembantu Rumah Tangga)

#Masih rendahnya kemampuan perempuan untuk memperoleh peluang kerja dan usaha. gaji yang rendah serta rendahnya akses terhadap sumberdaya ekonomi seperti teknologi, informasi pasar, kredit, dan modal kerja.

# Posisi perempuan saat ini di bidang hukum saat ini masih sangat lemah dan terdiskriminasi terutama dalam kasusu pemerkosaan, perzinahan, kekerasan, warisan, dan pekerjaan.

# Masih banyaknya penindasan dan eksploitasi, kekerasan dan diskriminasi hak dalam keluarga, masyrakat dan negara.

#Angka keterwakilan perempuan hanya 9.82% padahal partisipasi perempuan pemilih lebih besar daripada laki-laki yakni 50,88% sedangkan laki-laki hanya 49,12%.

#Kekerasan terhadap perempuan meningkat dari 14% menjadi 16% dari jumlah perempuan yang ada di Indonesia itupun yang berhasil di data, diperkirakan sekitar 10% dari jumlah yang didapatkan mengalami kekerasan tapi tidak terdata.

Data-data di atas hanya sebagian kecil dari segala kompleksitas masalah yang dialami Perempuan Indonesia ataupun Perempuan Dunia! Ayo Kita Selamatkan Perempuan!

" Bawah Tanah "

Dahulu, orang tidak mengenal kelas-kelas, semuanya sama. Namun, kerena adanya sekelompok orang yang merasa dirinya lebih segala-galanya dibanding yang lain, maka terbagilah menjadi golongan kaya dan miskin atau borjuis dan proletar, biasa juga disebut diatas tanah dan bawah tanah.

Waktu kecil, kupikir bawah tanah adalah orang-orang yang tinggal di bawah tanah dan semua aktivitas kehidupannya dilakukan dibawah tanah, tempat dimana aku menginjakkan kaki. Ternyata bawah tanah adalah suatu kehidupan yang apa adanya, tidak ingin terekspos dengan ‘dunia luar’, tidak ingin menjadi komersil akibat eksploitasi para pemilik modal. Orang-orang yang kehidupannya statis, tidak mau terburu oleh mode pakaian dan gaya rambut.

Kaum bawah tanah pun yang dikenal dengan kaum perlawanan (Punk, skin, oi dll) dalam kesehariannya membutuhkan hiburan sebagai variasi kehidupannya, seperti kaum atas tanah yang terlebih dahulu melakukannya. Kaum atas tanah masuk ke diskotik, bar , mabuk-mabukan, ‘bermain-main’ dengan wanita dan semua sarana hiburan yang mereka pikir bisa membantu untuk melupakan hal yang menggelayut dalam pikiran atau hanya sejenak untuk bersenang-senang. Tapi kaum bawah tanah pun tak ketinggalan, mereka pun membuat hiburan versi mereka.

Datang ke sebuah konser yang bersuara keras dan kadang tak jelas, dengan dandanan yang sesuai dengan ekspresi hati, pokoknya bergaya sesuka hati, kadang pun mereka bergaya persis sama dengan dibelahan bumi lain yang bernasib sama (boots, pearcing, mohawk etc.). Seperti juga kaum atas tanah, mereka melakukan hal yang sama sebagai hiburan dengan tujuan yang sama, yang membedakan hanya tempat dan biaya masuk. Namun, keduanya memiliki persamaan yang tidak beda nyata.

Lama kupikirkan, apa bedanya para punkers yang berdandan aneh, muzink, dancing dan apalah namanya, ekspresi mereka ketika mendengarkan musik yang disukainnya atau paling tidak band yang memainkannya ia sukai, dengan para diskotikers (entah apalah sebutan yang tepat untuk mereka, lupa ka) yang bergoyang mengikuti racikan musik yang dimainkan oleh disk jockey (DJ), pertanyaan itulah yang ku lontarkan pada temanku, dan dengan mudahnya ia mengatakan sama saja (sama ji). Pikirku mereka (kaum bawah tanah) tidak senang dengan demikian, karena itu hanya menghamburkan uang saja, untuk hidup aja sulit apa lagi untuk bersenang-senang. Tapi rupanya, pemerhati golongan ini, tidak hanya dari kalangan kelas bawah, tapi juga kelas atas yang jenuh dengan kehidupannya, mereka ingin mencari sesuatu yang beda. Bahkan pada tahun 1997-2000, golongan ini masih eksis dan boming hingga mempengaruhi anak-anak SD. Namun terlibas lagi oleh zaman, dan kembali boming pada awal 2005. namun telah ‘digandeng’ oleh para kapital, yang meksploitasi fashion dan musik, kembali menyihir orang bergaya dan mempunyai musik demikian. Dan tahun awal tahun 2006, kembali redup dan digantikan dengan house musik dan DJ. Namun kaum bawah tanah tetap aja jalan, gak peduli “besok akan turun hujan atau kembali cerah”.

Oleh : Ade Yamindago
A best friend yang selalu datang dan pergi....

****************************************
Vy say:

The punkers... Ehmmmm now all just for style... Dulu bolehlah kita katakan bahwa kaum bawah tanah itu berusaha melawan pemilik modal... At the time! Hanya segelintir saja... Bullshit!!!! Anak-anak yang di mall allah gaya doank! Malah seperti gaya adalah segala-galanya... Tuk melawan pemilik modal? Gak!! Malah berteman akrab dengan pemilik modal... Go To Hell !!!

Wednesday, December 06, 2006

Menjadi Mahasiswa Kreatif

Mahasiswa selalu identik dengan kaum intelektual, idealis, dan obsesi. Sebagai elemen elite masyarakat, mahasiswa diharapkan tidak hanya sekedar pintar, namun juga peka terhadap apa yang terjadi di sekitarnya. Selain itu, karakteristik mahasiswa yang berjiwa dinamis, keratif, serta inovatif juga menjadi gambaran mahasiswa idaman.

Namun sayang, tak banyak kita temui mahasiswa yang intelek sekaligus kreatif. Banyak mahasiswa yang hanya pintar dalam bidang akademis, tetapi tidak mampu menciptakan sesuatu yang baru sebagai aplikasi dari apa yang sudah diperolehnya selama menuntut ilmu di perguruan tinggi. Maka tidak mengherankan kalau perguruan tinggi (PT) yang setiap tahunnya melahirkan sarjana-sarjana ber-IPK di atas 3,0, namun tak dapat berkompetisi di lapangan. Ini dapat dilihat dengan semakin bertambahnya jumlah pengangguran dari kalangan sarjana. Mereka tidak mampu bersaing dengan baik untuk mendapatkan tempat pekerjaan. Tetapi, jika mahasiswa memiliki kreatifitas, merupakan sebuah nilai tambah untuk mendapatkan pekerjaan yang mereka inginkan.

Mahasiswa yang kreatif adalah mahasiswa yang senantiasa memiliki daya cipta terhadap sesuatu. Ia selalu memiliki gagasan atau ide-ide baru yang menarik. Di tangannya, sebuah kertas polos yang amat sederhana pun dapat di sulap menjadi sesuatu yang menarik dan mempunyai nilai jual. Oleh karena itulah banyak perusahaan-perusahaan yang lebih senang mempekerjakan mahasiswa atau sarjana yang kreatif.

Kreatif sendiri dapat dimiliki oleh setiap orang, bisa melalui bakat atau bawaan dari lahir. Artinya, orang tersebut memang sudah mempunyai bakat kreatif dalam mengerjakan segala sesuatu. Ada pula yang memiliki kreatif dari karena selalu mengasah dan melatih diri untuk kreatif.

Bagi orang-orang yang memang sudah sejak lahir memiliki bakat sebagai orang yang kreatif tentu idak mendapatkan masalah yang berarti. Namun, bagi orang yang tidak mempunyai bakat kreatif tersebut, maka ia harus rajin melatih dan mengasah ke-kreatifannya.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjadi mahasiswa yang kreatif, salah satunya adalah selalu memiliki gagasan atau ide-ide baru setiap hari. Seorang mahasiswa harus selalu berfikir untuk mendapatkan sesuatu yang baru (inovatif), apapun itu. Untuk membiasakan diri mencari gagasan atau ide-ide baru, dapat dilakukan dengan pada saat akhir jam kerja dengan merenung kira-kira 10 menit. Pikirkan apa saja yang telah dilakukan pada hari itu. Lalu pikirkan cara yang lebih baik untuk pekerjaan esok hari. Ciptakan gagasan yang berbeda karena sesuatu yang berbeda akan lebih tampak menarik. Kumpulkan semua gagasan dan ide-ide tersebut. Dengan begitu, mahasiswa akan terbiasa memikirkan dan mencari ide-de atau gagasan yang baru.

Selain itu, mahasiswa juga harus jeli menangkap peluang yang ada di sekitarnya agar dapat mengembangkan keterampilannya (life skill) yang dimilikinya. Peluang-peluang itu dapat berupa dunia bisnis, seperti usaha bersama, menjadi tenaga kerja part-time, meluangkan waktu khusus di perpustakaan, membuat artikel/opini untuk dikirim ke media cetak, atau yang lainnya. Dengan menekuni dunia kerja sambil kuliah, mahasiswa mendapat keuntungan ganda, yaitu financial sekaligus mengasah keterampilannya (life skill).

Bagi seorang mahasiswa, mengenal dunia bisnis akan semakin mengasah mental bisnisnya serta semakin jeli melihat peluang-peluang yang ada di sekitarnya. Mahasiswa yang kreatif, akan lebih memilih berfikir dengan memaksimalkan fungsi otak, guna meraih apa yang diinginkannya. Mengenal dunia kerja lebih dini juga membuat mahasiswa mampu berkompetisi saat berada pada kenyataan di lapangan. Pengalaman dan keterampilan yang dimiliki akan mempermudah mereka menghadapi tantangan-tantangan yang menghadang. Kreatifitas yang akan lahir dari keterampilan itu juga akan semakin lengkap, dengan demikian masalah pengangguran yang selalu dialami oleh para sarjana-sarjana muda, karena sedikitnya lahan pekerjaan, akan teratasi dengan baik.

Kejelian terhadap peluang yang ada juga berguna ketika mahasiswa tidak mendapatkan kesempatan untuk bekerja di perusahaan. Artinya, mereka sudah mampu melirik peluang bisnis apa yang ada untuk menciptakan lapangan baru.

Namun ada satu faktor penting lagi yang harus dimiliki oleh mahasiswa yang kreatif, yaitu MOTIVASI. Walaupun banyak ide-ide atau gagasan yang dimiliki serta peluang usaha yang ada, semua itu masih tetap terkendala apabila tidak ada motivasi dari diri sendiri.

Vy: Thanks Bro atas kiriman Emailnya ^_^

Samalona Island

Picture 1:

Picture 2:

Picture 3:

Picture 4:

MooN.... How Beautiful !!!

Tadi malam di makassar nih bulan cantik banget... banget... ehmmmmmm seribu rasa syukur dan takjub kembali terucap akan kebesarannya... Lagi dan lagi.

Vy berusaha jadi "romantic person". Wakaka.... duduk di bawah pohon di teras dan ngeliatin bulan yang sedang cantik malam tadi. Seandainya sudah punya kamera yang bagus hiks pasti bisa keambil bulan yang sedang cantik ini... ehm jadi bersemangat nabung tuk cita-cita yang satu ini.

Being romantic person bukan satu-satunya alasan duduk di teras sambil ngeliatin bulan di tengah malam buta... Alasan lainnya yaitu karena vy lagi telfon2an dan mengharuskan mencari tempat dengan sinyal yang bagus, sepi, sejuk, sambil ngeliatin yang indah ya di teras ini.

Telfon-telfonan yang pertama dengan kakak kelas vy dulu di SMA... luccu banget, pokokna cerita tentang semua dari A ampe Z kehidupan... hehe dan yang paling menarik adalah tentang "pacar-pacarnya" weleh2 pacarnya buanyak... Kakak yang pacarnya banyak ini punya hobi yang sama, dan karena kalo kita ngomong tentang ini pasti seru. "Hunting Tempat Makan"... Ehmmm wakaka makan lagi.... Bedanya vy ama nih kakak, wuih nih kakak punya banyak pacar and me.... "Jomblo" ^_^. Kakak thanks dagh selalu SMS kalau bulan terlihat cantik di makassar! Semoga tetap berjaya dengan pacar-pacarnya.... he2

Setelah sesion pertama dengan kakak ini, vy telfon-telfonan ma Emil, ehmm teman SMA yang dulunya gak akrab sama sekali, he2. Dulu mungkin sering berpapasan atau saling ngeliat tapi yagh gitu aja.... Eits sekarang setelah 4 tahun tamat SMA baru bisa telfon-telfonan. Yup dagh diatur ma yang diatas kali.

Ehmm luccu nya vy selalu bilang "ehmmm bulannya cantik mil" he2 padahal orang yang ditemenin ngobrol nih di ujung pulau sono... Bandung... Pengennya sih emil juga bisa lihat bulan yang sedang cantik di makassar ini... hiks maybe next time yagh...

Dengan orang yang satu ini semua bisa di obrolin... secara yang expert di bidang photography, ehmm jadinya vy selalu bisa diskusi, minta celaan dari semua hasil jepretan vy. Comment yang paling sering diucapain "Fotonya gelap!!!" yaaa maap hobby kali mil... Atau diskusi tentang "laki-laki" dan segala tingkahnya... he2. Thanks berat bro dari obrolan kita sudah membuat inspirasi, seperti naluri laki-laki itu. Tapi kalau kita membahas "laki-laki" dan segala tingkahnya ini kayaknya gak bakalan selesai... yagh dia sebagai laki-laki jelas ber-apology dengan semua tingkahnya dan vy ehmmm yagh sama juga kali.... Wuih sengit perdebatan...

Vy semenjak kenal nih orang... gak bisa dibohongin kalau setiap hari ada spirit, inspirasi (wakaka.. kayak lagunya sapa nih mil...) dan yang paling penting no more tears... Terus memberikan ^_^ yagh....

Monday, December 04, 2006

Weekend

Planning hari ini ehmm go to update blog... pengennya sih lama skalian bisa nyari bahan tuk "project akhir" nanti.. Semenjak koneksi internet dirumah dagh gak ada lagi walhasil harus secara rutin bolak-balik ke warnet. Tapi yagh tetap merasa enjoy... Yup... I have to !!! Pas dagh siap-siap sekitar jam 10an wanti dateng kerumah ehmm ngajakin jalan-jalan... nolak? gak donk. gak bisa kalo ama orang yang satu ini... Jadi, yagh rencana ke warnet di pending ampe selesai jalan-jalannya...

Ternyata wanti ini mo nyari baju.. then kita jalan nyari baju di hari minggu yang panas ini... Walah serius makassar panas banget..... Vy juga gak ada persiapan di hari yang panas ini, cuma make sendal jepit doank... hikhik.... kepanasan kakiku kodong!!! belang? jelas banget... Agak kebantu dikit karna cara ngebawa motornya wanti yang agak ngebut, jadi lumayan kebantu....
Aslinya makassar panas banget hari minggu itu.... Uhhhhh kenapa gak hujan-hujan yagh...

Sejam berlalu... "How many times we're just around here wan?" vy nanya ma wanti? bayangin tugh tempat berapa kali diputerin tapi yagh cuma capek nawarnya, blinya lama banget kali... capek degh...Wanti cuma senyum-senyum doank "Ya... I dont know..." Wah kok wanti sama bingungnya ma vy....Then setelah capek.. hanya terus nawar-nawar... ehm akhirnya diputusin kita kembali ke penjual pertama... Dasar perempuan....


Karena tiba waktu dzuhur, mampir sholat di Masjid Raya Makassar. Bagus banget... Bersih... Luas... Bagus...

Then narziz muncul lagi...Wakaka
Wanti In Action

Saturday, December 02, 2006

HIV / AIDS

Apa dan Bagaimana HIV/AIDS?

AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) adalah kumpulan gejala penyakit yang timbul akibat menurunnya kekebalan tubuh. Berkurangnya kekebalan tubuh itu sendiri disebabkan virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Pada dasarnya, HIV adalah jenis parasit obligat yaitu virus yang hanya dapat hidup dalam sel atau media hidup. Virus ini "senang" hidup dan berkembang biak pada sel darah putih manusia. HIV akan ada pada cairan tubuh yang mengandung sel darah putih, seperti darah, cairan plasenta, air mani atau cairan sperma, cairan sumsum tulang, cairan vagina, air susu ibu dan cairan otak.

HIV menyerang salah satu jenis dari sel-sel darah putih yang bertugas menangkal infeksi. Sel darah putih tersebut termasuk limfosit yang disebut "sel T-4" atau disebut juga "sel CD-4". HIV atau Human Immunodeficiency Virus, adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan kemudian menimbulkan AIDS. HIV menyerang salah satu jenis dari sel-sel darah putih yang bertugas menangkal infeksi. Sel darah putih tersebut termasuk limfosit yang disebut "sel T-4" atau disebut juga "sel CD-4".

Dengan melihat tempat hidup HIV, tentunya bisa diketahui, penularan HIV terjadi kalau ada pencampuran cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti hubungan seks dengan pasangan yang mengidap HIV, jarum suntik dan alat-alat penusuk (tato, tindik dan cukur) yang tercemar HIV, transfusi darah atau produk darah yang mengandung HIV dan ibu hamil yang mengidap HIV kepada janin atau bayinya.

Hal-hal yang tidak berpotensi menularkannya adalah bersalaman, cium pipi, batuk/bersin, menggunakan telepon umum/kloset umum, tempat duduk, berenang, alat makan/minum, tinggal serumah dengan penderita HIV, dan gigitan nyamuk. Tapi lantaran masih terbatasnya informasi yang didapat masyarakat Indonesia tentang penyakit ini, banyak banyak penderita HIV/AIDS yang dikucilkan dari lingkungannya.

Kerusakan progresif pada sistem kekebalan tubuh menyebabkan orang dengan HIV/AIDS (Odha) amat rentan dan mudah terjangkit bermacam-macam penyakit. Serangan penyakit yang biasanya tidak berbahaya pun lama-kelamaan akan menyebabkan pasien sakit parah, bahkan meninggal. Oleh karena penyakit yang menyerang bervariasi, AIDS kurang tepat jika disebut penyakit. Definisi yang benar adalah sindrom atau kumpulan gejala penyakit.

Gejala infeksi HIV pada awalnya sulit dikenali, karena seringkali mirip penyakit ringan sehari-hari seperti flu dan diare sehingga penderita tampak sehat. Kadang-kadang dalam enam minggu pertama setelah kontak penularan timbul gejala tidak khas berupa demam, rasa letih, sakit sendi, skait menelan dan pembengkakan kelenjar getah bening di bawah telinga, ketiak dan selangkangan. Gejala ini biasanya sembuh sendiri dan sampai 4-5 tahun mungkin tidak muncul gejala. Pada tahun ke-5 atau ke-6, tergantung masing-masing penderita, mulai timbul diare berulang, penurunan berat badan secara mendadak, sering sariawan di mulut dan pembengkakan di daerah kelenjar getah bening. Kemudian tahap lebih lanjut akan terjadi penurunan berat badan secara cepat (> 10 persen), diare terus-menerus lebih dari satu bulan disertai panas badan yang hilang timbul atau terus menerus.

Dalam masa sekitar tiga bulan setelah tertular, tubuh penderita belum membentuk antibodi secara sempurna, sehingga tes darah tidak memperlihatkan orang itu telah tertular HIV. Masa tiga bulan itu sering disebut dengan masa jendela. Jika tes darah sudah menunjukkan adanya anti bodi HIV dalam darah, artinya positif HIV, penderita memasuki masa tanpa gejala (5-7 tahun). Tapi, pada masa ini tidak timbul gejala yang menunjukkan orang itu menderita AIDS, atau dia tetap tampak sehat. Hingga kemudian, penderita memasuki masa dengan gejala yang sering disebut masa sebagai penderita AIDS. Gejala AIDS sudah timbul dan biasanya penderita dapat bertahan enam bulan sampai dua tahun dan kemudian meninggal.

HIV/AIDS jelas berbahaya untuk melakukan infeksi terhadap orang, karena gejala yang muncul baru diketahui penderita setelah 2-10 tahun terinfeksi HIV. Disaat itulah sangat dimungkinkan, penularan terhadap orang lain -setiap orang dapat tertular HIV/AIDS. Padahal, belum ada vaksin dan obat penyembuhnya.

Sangat disarankan memeriksa darah untuk mendeteksi adanya antibodi terhadap HIV yang berarti ada HIV di dalam tubuh -biasanya dilakukan dengan cara Elisa Reaktif sebanyak dua kali. Bila hasilnya positif, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut dengan Western Blot atau Immunofluorensensi untuk memastikan adanya HIV di dalam tubuh. Tentu saja saran ini sangat berlaku bagi seseorang yang mempunyai perilaku berisiko tinggi, seperti sering berganti-ganti pasangan seks dan pecandu narkotika suntikan, mendapati gejala penyakit yang khas karena infeksi HIV, menderita penyakit yang memerlukan transfusi darah terus-menerus seperti hemophili dan sering berhubungan dengan cairan tubuh manusia.


Siapa yang bisa terinfeksi?

Siapapun bisa terinfeksi HIV/AIDS bila perilaku seksnya mengandung resiko tinggi.
Bila bicara tentang HIV/AIDS, jangan mengira bahwa perilaku yang mengandung resiko tinggi itu hanya menyangkut wanita tuna susila dan pecandu narkotik saja. Perilaku yang mengandung resiko tinggi adalah perbuatan yang meningkatkan kemungkinan terinfeksi termasuk melakukan hubngan seks tanpa perlindungan dengan orang lain yang status HIV dirinya tidak diketahui.


Kegiatan apa yang tidak menularkan HIV/AIDS?

- Makan dan minum bersama
- Berenang bersama di satu kolam
- Gigitan nyamuk/serangga
- Bergaul sehari-hari dengan penderita AID
- Berkerjasama dengan orang yang terinfeksi HIV
- Berhubungan seks dengan menggunakan kondom


Bagaimana melindungi diri terhadap AIDS dalam soal seks?

Dengan cara ABCD

A nda jauhi seks, berarti anda tidak melakukan hubngan seks sama sekali
B ersikap salaing setia dengan pasangan
C egah dengan selalu menggunakan kondom secara benar
D ihindari penggunaan narkoba suntik yang tidak steril dan yang digunakan secara bergantian dan beramai-ramai

Bagaimana kondom melindungi dari infeksi HIV?

Kondom berfungsi seabagi penghambat atau dinding yang mencegahterjadinya pertukaran cairan tubuh. Kalau digunaka secara benar, HIV tidak dapat menembus dinding kondom.

Kondom tidak memberi jaminan perlindungan 100% tapai kalau kita menceburkan diri dalam resiko, kondom adalah alat perlindungan yang paling baik, tapi kita harus menggunakan kondom bermutu tinggi yang memenuhi standar mutu internasional, dan perhatikan tanggal kadaluarsa kondom.

Bagaimana pengobatan HIV/AIDS?

Obat HIV/AIDS yang tersedia sampai saat ini masih bersifat menekan pertambahan dan perkembangan virus, yakni Anti Retro Viral (ARV). Artinya belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan secara tuntas ARV digunakan oleh ODHA yang sudah menunjukkan gejala AIDS, atau belum ada tetapi CD4-nya di bawah 400.

Saturday, November 25, 2006

Request From Pan_Dee !!!

Pict 1: Pict 2: Pict 3: Pict 4:Pict 5:

Bunga-Bunga Hidup

Ehmm tadi kita dagh ngomong tentang Papua... vy setelah berkelana bersama Abah keliling Indonesia memang mentok yang lama ya di Papua ini...kurang lebih 14 tahun. Yup seperti cerita di atas... Sekarang akan mentok dalam waktu yang lama di makassar.

Then, jika ditanya apa vy ini pusing ngikut keliling bersama Abah.. Ehmm gak lah... Jelas banyak yang bisa diambil dari perjalanan yang panjang. Sedih, Suka, dan segala macam perasaan, kenangan, pengalaman adalah "Bunga-bunga Hidup". Itu kata Abah yang selalu bisa vy ingat...

Apalagi hidup di negeri Papua ini... jangan tanya berapa banyak pengalaman....

Abah... yup Abahnya vy yang telah membawa kepada satu babak dalam hidup vy... adalah hidup di Papua. Abah adalah seorang Pegawai Negeri Sipil Departemen Sosial yang sekarang jadi Dinas Kesejahteraan Sosial. Menghabiskan masa kecil hingga mengambil D3nya di Makassar. Ternyata mendapatkan Surat Keputusan penugasan kerjanya di Jayapura, Papua. Ehmm Ummi ikut donk sebagai istri, masa ditinggalin... Tidak lama setelah itu ehmmm vy lahir di Jayapura... Horeeee!!!

Ok.. Kita lanjut, setelah vy lahir, Abah tetap mondar mandir keliling dari kota ke kota di Papua... Ehmm sampai dipelosok-pelosok desa di Papua. Setelah vy agak besar Abah ngelanjutin pendidikan S1 di Bandung... Ummi ma vy ya ngikut dengan setianya... Kurang lebih 4 tahun, kulit vy yang menjadi agak putih, dan logat yang berubah karena tinggal di kota Kembang ini kemudian harus berubah lagi... Abah kembali ke Jayapura dan tetap masih ngider dari satu kota ke kota lain... Pusing? Tetap tidak!!!

Dari kecil vy sering banget diajak ma Abah ke kantor... Atau kemana saja Abah pergi. Maklum vy anak tunggal... (he2 khan gak ada lagi yg lain bisa di ajakin). Dari Abah kemudian Vy mengenal ada kehidupan lain yang jauh dari sisi ideal kehidupan itu sendiri. Abah yang memang memiliki jiwa sosial yang lebih tinggi dari orang-orang kebanyakan sering berurusan dengan orang-orang yang "bermasalah".

Vy menjadi akrab dengan anak-anak binaan Abah yang notabene adalah anak-anak nakal, atau anak-anak yang berhubungan dengan narkoba. Sangat sering Abah mengajak saat harus mendampingi mereka. Dan Abah selalu bilang "mereka sama seperti kita, manusia". Yup pada saat itu aku hanya bisa menangkap sedikit maknanya, maklum umur vy baru sekitar 7 tahun.

Dan yang lebih menarik adalah ketika vy diajak Abah berhadapan dengan orang-orang yang mengidap AIDS, ehmm umur vy waktu itu sudah bisa menangkap banyak apa itu AIDS. Pada waktu itu mungkin sedikit takut, tapi Abah yang tidak pernah lelah selau menerangkan tentang AIDS, membuat vy mengerti... Takut. Tidak lagi! Malah berusaha untuk menjalin persahabatan.

Evy ingat dengan jelas di kompleks perumahan kantor vy ada juga panti untuk para wanita-wanita Pekerja Seks Komersil (PSK). Ehm waktu itu vy merasa ini hal yang paling menarik, bagaiman PSK itu kemudian di rehabilitasi untuk hidup normal dan bersosialisasi dengan normal bersama kami, masyarakat.

Abah juga memiliki anak-anak binaan yang "tunanetra". ehm vy paling sering bergaul dengan mereka. Setiap hari malah, karena lokasi pantinya yang tidak jauh dari rumah. Ketika itu vy paling banyak mengambil pelajaran hidup dari mereka ini. Hidup adalah perjuangan. Toh hidup mereka tak terhenti karena hidup mereka yang gelap. Salut vy melihat mereka menuruni tangga dengan mandiri. Berjalan sendiri dengan perasaan, katanya... Bisa tetap bermain musik, menganyam, atau pekerjaan lain yang orang normal bisa melakukannya.
a
"Pelajaran banyak bisa diambil dari mereka" Itu juga yang dikatakan Abah ketika berusaha menanggulangi orang-orang yang terkena kusta, orang-orang yang terkena bencana, suku-suku dipedalaman Papua ketika mengahadapi kelaparan atau tidak memiliki fasilitas seperti yang kita punya.

Banyak pelajaran dari kehidupan. Jikapun terdapat kesusahan, kesedihan atau apapun yang jauh dari yang kita inginkan semuanya adalah tetap sebagai "bunga-bunga hidup".

Dan juga akan tetap ada bunga-bunga hidup saat sekarang Abah yang pindah tugas ke Maros, Sulawesi Selatan. Yang kemudian mendapat pelajaran baru lagi dari mengurus pemakaman untuk para tunawisma dan orang-orang papa yang tidak memiliki keluarga lagi.

Dan yang kembali membuat bangga adalah Abah melanjutkan pendidikan S2 yang tetap menyangkut orang-orang yang "bermasalah" yaitu bagaimana tentang kehidupan para eks narapidana dalam kehidupan bermasyarakatnya. Ehmm tetap menjalankan penelitian beliau dengan mengajak anak semata wayangnya ini untuk terus belajar tentang masyarakat.

Yup... Banyak pelajaran dari "long journey" bersama Abah.... Dan semua cerita adalah "Bunga-bunga hidup"

MISS PAPUA SO !!!

Kangen banget!!! Kemaren sempat nonton acara di TV yang nayangin
PAPUA gitu!! Waduhh jadinya kangen banget..

Kangen ma pantainya..

Kangen ma honainya..

Kangen ma orang2nya..

Kangen ma warung papedanya..

Kangen ma tweesties..

Kangen makan pinang lagi..

Ehmm kangen ma smua2nya degh !!!

Papua jadi gimana sekarang yagh!! Ehmm dagh lama banget gak jalan2 kesana, kira2 sekitar…6 taon!! Lama khan!! Waktu vy tinggalin keadaannya masih sangat seadanya... katanya sepupu vy yang dari sana neh PAPUA dah maju banget! Waduh salut.. salut!!

Vy lahir dan besar di PAPUA. Walaupun sempat keliling Indonesia eh mentoknya ke PAPUA juga, pindah ke MAKASSAR sekitar taon 99, pas mo ke SMA. Tinggal di PAPUA kurang lebih 15 taon itu membuat PAPUA jadi mendarah daging. :p

Vy tinggal di daerah gunung.. masih inget neh waktu SD dulu turun gunung dan naik gunung.. ehmm di kompleks vy tugh gak ada angkot, gimana juga angkot mo naik gunung jadi pulang pergi sekolah kaki ini yang dipakai. Tapi pas SMP dah lumayanlah, vy ma anak2 kompleks pada di sewain angkot tuk antar pulang jemput. Ato kalo kadang gak ngejemput udah ada ojek… Ehmmm ntar malah ditaksir ma tukang ojeknya... wakaka

Yang vy gak bisa lupain kalo sore jalan ma anak2 kompleks ke gunung belakang rumah, mandi2 di kali. Trus juga jalan2 ke perkampungan yang masih asli orang2nya tingal di dalam honai2.. NICE banget! Swear!



Dulu nih vy inget banget, ehm ada satu bioskop namanya Bioskop Imbi, dinamain itu karena letaknya tepat di taman Imbi. Vy ma temen-temen sering banget kesana, karena cuma itu satu pusat keramaian di kota Jayapura selain itu yagh di daerah Abepura yang letaknya lumayan jauh dari kota Jayapura... jadi cuma itu jadi sentra masyarakat tuk rame-rame. Palagi kalo malam mingguan, walahhh rame banget... Tapi kata sepupu vy lagi, bioskop itu dagh gak ada sekarang>>> Jadi kalo orang mo nonton bioskop, dimana yaaa????!!!

Setiap hari selama kurang lebih 14 tahun vy ngeliat bagaimana orang2 PAPUA itu hidup. Mereka hidup dari hasil alam, menjual hasil berkebun mereka, walaupun dengan harga yang relatif murah. Mereka menikmati kehidupan mereka walaupun rata2 hidup dalam kekurangan. Tidak pernah merasa terbebani dengan hidup mereka, hidup saling mengisi dan berbagi...

Oh iya ada yang menarik nih. Dulu waktu masih di PAPUA ada Koran setempat yang menampilkan cerita tentang kehidupan sehari2 orang PAPUA dengan dialek khas PAPUA. Vy inget kolom yang disediakan gak terlalu besar, tapi menghibur banget. Kadang neh tertawa terpingkal-pingkal. Nama artikelnya yaitu “WARUNG PAPEDA”. Vy sempet bikin kliping WARUNG PAPEDA ini. Pengennya sih tiap minggu di blog pengen ada juga "WARUNG PAPEDA" ini....

”Dari Perkosaan Menuju Perdagangan Seks”

Kekerasan, pelecehan, dan eksploitasi seksual bukan hanya menimpa perempuan dewasa, namun juga perempuan yang tergolong di bawah umur (anak-anak). Jangan pernah berpikir bahwa kejahatan seksual ini jauh dari lingkungan kita, Tidak!!!! Dekat bahkan sangat dekat!!!!

Kami perempuan dan anak-anak di bawah umur dijadikan sebagai objek komoditas (perdagangan) atau pemuas nafsu bejat (animalistik) dari seseorang dan kelompok tertentu yang menjalankan bisnis seksual guna meraih keuntungan ekonomi berlipat ganda...

Harian Kompas dalam laporannya yang berjudul ”Perdagangan Anak Untuk Bisnis Seks Merajalela” (19 April 2006:7) menyebutkan, bahwa ”anak-anak Asia mengahadapi ancaman meluasnya jaringan perdaganagan seks internasional”

Menurut catatan data anak-anak internasional PBB, UNICEF (United Nations International Children’s Fund) menyebutkan bahwa setiap tahun sekurang-kurangnya ada sejuta anak yang menjadi korban perdagangan seks di seluruh dunia. Sebagian mereka dari kawasan Asia.

Kasus Perdaganagn sekss yang menepatkan anak-anak di bawah umur sebagai korbannya, cukup sering kita dengar jika kasus itu diawali dengan jalan penipuan, menjadi korabn perkosaan dan atau diserahkan pada pembeli untuk dijadikan objek pemuas seksual seperti pencabulan dan perkosaan.

Sebagai contoh, ”beberapa tahun terakhir ini di sepanjang wilayah Sungai Mekhong, jumlah anak yang menjadi korban perdagangan, pencabulan, perkosaan dan penyimpangan seks melonjak. Di Thailand sekitar 800.000 anak menjadi pekerja seks. Beberapa gadis kecil Vietnam usia 13-15 tahun belakangan banyak ditemukan di sejumlah rumah-rumah bordil di Phnom Phen, Kamboja”.

Di New Delhi, harga seorang anak pemuas seks tidak lebih dari Rp. 3.500,-. Di bawah 6 tahun harganya bisa meningkat. Di Hongkong, gadis kecil dibeli seharga Rp. 325 ribu. Di Malaysia, harga anak perawan mencapai 4 juta. Namun tidak semua anak-anak menjadi pelacur karena diculik dan dipaksa. Ada pula yang terjun ke prostitusi lantaran terdesak kemiskinan dan dijual kedua orang tuanya.

Kasus perdagangan seksual anak-anak wanita di bawah umur itu menunjukkan bahwa realitasnya hak asasi perempuan untuk menikmatai kedamainan dan kebahagiaan sudah dilanggar sejak usia dini. Hak hidup bermartabat dan bebas dari bahaya yang mengancam dirinya telah direduksi oleh tindak kejahatan.

Kasus itu menunjukkan adanya hubungan antara kejahatan perdagangan (pelacuran) terhadap anak-anak perempuan di bawah umur dengan kejahatan seksual lainnya seperti pencabulan dan perkosaan. Tidak sedikit anak-anak di bawah umur dan perempuan dewasa yang menjadi korban kekerasan seksual ini. Kekerasan terhadap perempuan ditengarai berakar dari sistem tata nilai yang mendudukan perempuan sebagai makhluk yang lemah dan rendah dibandingkan laki-laki.

Kekerasan terhadap perempuan juga dapat diawali dari praktek intimidasi, penyalahgunaan kepercayaan dalam pergaulan remaja dan hilangnya hati nurani pelakunya. Contohnya kasus siswi SMP dijual temannya sendiri hingga hamil atau kemudian dipaksa dan diintimidasi menjadi pelacur.

Masalah perkosaan yang dialami perempuan merupakan contoh kerendahan posisi perempuan terhadap kepentingan seksual laki-laki. Citra seksual perempuan yang telah menempatkan dirinya sebagai objek seksual laki-laki ternyata berimplikasi jauh. Dalam kehidupan kesehariannya, perempuan senantiasa berhadapan dengan kekerasan, pemaksaan dan penyiksaan fisik dan psikis. Oleh karena itu, perkosaan bukan hanya cerminan dari citra perempuan sebagai objek seks, melainkan sebagai objek kekuasaan laki-laki.

Nilam Ada Lagi.... Waaaa

Pict 1: Pict 2: Pict 3: